Network Planing And design

 

Network Planing ?

Network Planing atau perencanaan jaringan adalah suatu teknik dalam mengatur, merencanakan, menjadwal serta mengawasi jalannya pekerjaan menggunakan analisis waktu, dan biaya yang di gambarkan melalui simbol dan diagram.

Manfaaat Network Planing

1.Merencanakan Suatu proyek yang kompleks
2.Scheduling pekerjaan-pekerjaan rupa dalam urutan yang praktif dan efisien
3.mengadakan pembagian kerja
4.scheduling ulang untuk mengatasi hambatan-hambatan
5.menentukan trade off
6.menentukan probabilitas

Metode Network Planing

1.Diagram Grafik Yaitu membuat perencanaan berbentuk grafik diagram
2.Manajement jaringan metode yang di gunakan dalamperencanaan dan pengendalian proyek berbasis IT
3.Prosedur dalam penilaian program (Program Evaluation Procedure), digunakan untuk merencanakan, mengendalikan, dan menilai kemajuan suatu program.
4.Analisis jalur kritis (Critical Path Analysis), digunakan untuk penjadwalan dan mengendalikan sumber daya proyek.
5.Metode jalur kritis (Crtical Path Method), digunakan untuk menjadwalkan dan mengendalikan proyek yang sudah pernah dikerjakan sehingga data, waktu dan biaya setiap unsur kegiatan telah diketahui oleh evaluator.
6.Teknik menilai dan meninjau kembali (Program Evaluation and Review Technique), digunakan pada perencanaan dan pengendalian proyek yang belum pernah dikerjakan.

Simbol dan Aturan network planing

a)    Anak panah

        Menunjukan kegiatan atau aktifitas.

b)   Linkaran

        Menunjukan suatu kejadian baik berakhir maupun bermulai.

c)    Anak panah putus-putus

        Menunjukan kegiatan semu (kegiatan yang sebenarnya tidak ada)

Aturan dalam membuat network planing

    a)    Diantara kejadian yang sama hanya boleh di gambar 1 anak panah

     b)   Nama suatu aktifitas dinyatakan dengan huruf atau nomor kejadian

     c)    Aktifitas harus urut dari nomor rendah ke tinggi

     d)   Diagram hanya memiliki sebuah saat paling cepat dimulai dan diselesaikan.

Penyusunan Network

     1.    Merumus kan VISI dan Tujuan dari proyek yang akan menjadi dasar perumusan kegiatan

     2.    Mengindentifikasi proyek yang harus di selesaikan pada proyek bersangkutan

     3.    Mengidentifikasi urutan kegiatan

    4.    Mengidentifikasi waktu pengerjaan

    5.    Membuat diagram poroyek

    6.    Menetapkan jalur kritis

    7.    Menghitung standar devisa

    8.    Menghitung probilitas penyelesaian proyek sesuai yang diminta  atau pemilik proyek

    9.    Menghitung biaya nyata proyek

    10.     Mengevaluasi alternative Percepatan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Networking Simulation

Pengenalan Switch Cisco